Setiap malam ia pulang dari pekerjaan beratnya melewati gang
sempit nan gelap dan setiap malam ia selalu membawa 2 bungkus ayam goreng,
semua orang yang melihat dia selalu berpikir dia adalah orang yang rakus.
“lihatlah orang itu ia begitu rakus pdahal ia hidup sendiri,
mengapa ia tidak mengirit saja”
Kata kata itu selalu ia dengar kan setiap ia pulang dari
pekerjaannya sebagi buruh bangunan, ia tidak pernah menghiraukan ucapan yang
seperti itu karena ia tau meski orang orang tidak suka dangan kelakuannya
setidak nya ia yakin ada satu yang selalu senag saat ian pulang dan memebawa 2
bungkus ayam goreng itu.
Di jalan yang sering ia lewati terdapat seekor kucing yang
sudah tidak terawat bila saja waktu itu ia tidak memberinya makan mungkin
kucing itu kann mati . dan ha itu membuatnya terus melakukan perbuatan yang
sama setiap ia pulang kerja ia selalu membeli 2 bungkus ayam satu untuk dia dan
satu untuk kucing. Ia selalu mengatakan dalam hatinya “ meskipun saya tidak
berguna untuk seseorang setidaknya saat ini ada makhliuk yang membutuh kan
saya” kata kata itulah yang selalu membuatnya bersemangat untuk menghidupi
kucing itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar