PENGARUH PENGEMBANGAN TEKNOLOGI TERHADAP PERKEMBANGAN ILMU DESAIN DAN PEMODELAN GRAFIK
PENDAHULUAN
§ Latar Belakang
Desain grafis adalah seni dalam berkomunikasi menggunakan tulisan, ruang, dan gambar. Bidang ini merupakan bagian dari komunikasi visual. Ilmu desain grafis mencakup seni visual, tipografi, tata letak, dan desain interaksi.
Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik, yang sering kali disebut sebagai desain interaktif atau desain multimedia.
Pemodelan diambil dari kata model yang artinya rencana, representasi, atau deskripsi yang menjelaskan suatu objek, sistem, atau konsep, yang seringkali berupa penyederhanaan atau idealisasi. Bentuknya dapat berupa model fisik (maket, bentuk prototipe), model citra (gambar rancangan, citra komputer), atau rumusan matematis.
§ Rumusan Masalah
Ada pun rumusan masalah pada makalah ini sebagai berikut :
1. Pengaruh budaya dan teknologi terhadap desai grafis?
2. Desain pemodelan grafis dari segi interaksi manusia dan komputer?
3. Sejarah dan perkembangan desain graafis pada setiap media?
§ Tujuan
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah :
1. Mahasiswa dapat memahami konsep dasar perkembangan grafis dan pemodelan.
2. Mahasiswa dapat mengetahui berbagain interaksi yang terjadi pada pemodelan grafis dengan manusia dan kompuer.
3. Mahassiswa mengetahui sejarah dan perkembangan desain grafis.
Pembahasan.
§ Sejarah dan perkembangan desaiin grafis.
Desain grafis terus saja berkembang dengan mengikuti perkembangan jaman daberikut adalah beberapa sejarah perkembangan desain grafis di dunia:
The Great Exhibition (1851)
The Great Exhibition merupakan pameran besar yang diselinggarakan di taman Hyde London antara bulan Mei hingga Oktober 1851.Pameran ini menonjolkan dari sisi budaya dan industri serta merayakan teknologi industri dan desain.
Aristide Bruant, Toulouse-Lautrec (1892)
Toulouse-Lautrec sebagai pelukis post-impressionist dan ilustrator art nouveau Prancis, Mereka melukiskan Paris dari berbagai sisi/suduts pada abad ke-19 dalam poster dan lukisan yang menyatakan sebuah simpati terhadap ras manusia. Tercatat, Toulouse-Lautrec membantu tercapainya peleburan industri dan seni.
Modernisme (1910)
Modernisme terbentuk oleh urbanisasi dan industrialisasi dari masyarakat Barat. Sebagaimana yang dikemukakan Louis Sullivan, nafas desain modern adalah Form follow Function. Dengan demikian, simbol terkuat dari kejayan modernisme adalah mesin yang dapat diartikan sebagai masa depan bagi para pengikutnya.
De Stijl (1916)
De Stijl merupakan ungkapan sebuah gaya yang berasal dari Belanda, De Stijl menggunakan bentuk segi-empat kuat, warna-warna dasar, dan komposisi asimetris. De Stijl itu sendiri merupakan suatu seni dan pergerakan desain yang dikembangkan suatu majalah dan dari nama yang sama ditemukan oleh Theo Van Doesburg.
Constructivism (1918)
Constructivism merupakan suatu pergerakan seni modern yang dimulai di Moscow pada tahun 1920. Pergerakan ini ditandai oleh penggunaan metoda industri untuk menciptakan obyek geometris. Khususnya, Constructivism di Rusia sangat berpengaruh pada pandangan modern melalui penggunaan huruf sans-serif berwarna merah dan hitam yang diatur dalam blok asimetris.
Bauhaus (1919)
Dibawah arahan arsitek terkenal Walter Gropius, Bauhaus memulai suatu pendekatan segar untuk mendesain mengikuti Perang Dunia Pertama, dengan suatu gaya yang dipusatkan pada fungsi bukannya hiasan. Bauhaus dibuka pada tahun 1919, dan akhirnya harus ditutup pada tahun 1933.
Gill Sans (1928-1930)
Gill Sans merupakan sebuah jenis huruf sans serif dengan proporsi klasik dan karakteristik geometris dan beraneka ragam (great versatility). Sejarah mencatat bahwa Tipograper Eric Gill belajar pada Edward Johnston dan memperhalus tipe huruf Underground ke dalam Gill Sans
Psychedelia and Pop Art (1960)
Musik, seni, desain, dan literatur yang populer pada tahun 1960-an menjadi lebih mudah diakses dan merefleksikan kehidupan sehari-hari. Terlihat sangat jelas bahwa Pop Art berkembang sebagai sebuah reaksi perlawanan terhadap seni abstrak.
Emigre (1984)
Emigre meruapkan sebuah majalah desain grafis di Amerika, Majalah ini yang pertama kali mempublikasikan penggunaan komputer Macintosh sehingga dapat mempengaruhi perancang grafis untuk beralih ke desktop publishing ( DTP). Kemudain, majalah ini bertindak sebagai suatu forum untuk eksperimen tipografi.
§ Desain grafis dan ilmu komunikasi.
Desain grafis dalam pandangan komunikasi adalah metode penyampaiyan informasi berupa teks dan gambar dari kominikator kepada komunikan.biasanya berupa meida cetak seperti majalah orang mampumenangkap informasi dengantes yang telah di sedia kan atau pun gambar yang telah di cetak.
§ Budaya dan desain grafis.
Budaya sangat berpengaruh dalam perkembangan desain grafis banyak orang yang dapat membuat sbuah desain dengan bersumberkan dari budaya budaya sekitar dan menciptakan seni yang baru.
Teknologi juga berperan penting dengan pesatnya perkembangan teknologi para designer pun dapat membaut desain dengan mudah dan membuat warna yang dinginkan lebih sesuain.
penutup.
Demikian lah yang dapat saya paparkan mengenai pengaruh pengembangan teknologi terhadap perkembangan desain dan pemodelan grafik.
Daftar pustaka
Web:
Ebook:
Sitepu,vinsensius.Pnaduan mengenal desain grafis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar